Percut Sei Tuan, Ngabarin.com – Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Partai Demokrat, M. Lokot Nasution, mengadakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Bola Pekan Minggu, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 peserta ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Masyarakat yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda, serta warga sekitar tampak antusias mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi. Partisipasi peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.
Dalam pemaparannya, M. Lokot Nasution yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui empat pilar utama, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut sangat penting sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Pada sesi diskusi, salah satu peserta menanyakan mengenai bagaimana Indonesia seharusnya menyikapi konflik internasional yang sedang memanas, khususnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Peserta tersebut mengungkapkan kekhawatiran bahwa konflik global dapat berdampak terhadap kondisi ekonomi di Indonesia, misalnya kenaikan harga energi atau kesulitan distribusi bahan bakar.
Menanggapi hal tersebut, M. Lokot Nasution menjelaskan bahwa Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. Menurutnya, dalam situasi konflik global, Indonesia harus tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam 4 Pilar. Pancasila mengajarkan pentingnya perdamaian dunia dan kemanusiaan yang adil dan beradab, sementara semangat persatuan dalam NKRI mengharuskan masyarakat untuk tetap solid dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu internasional yang dapat memecah belah bangsa.
Ia juga menegaskan bahwa dalam kondisi global yang tidak menentu, masyarakat perlu memperkuat rasa kebersamaan serta menjaga stabilitas nasional. Pemerintah, lembaga negara, dan masyarakat harus bersatu menghadapi dampak ekonomi global dengan semangat gotong royong sebagaimana tercermin dalam nilai-nilai Pancasila.
Menutup kegiatan tersebut, M. Lokot Nasution berharap sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dapat semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpecah belah, terutama di tengah situasi hubungan internasional yang sedang memanas, serta tetap menjaga kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (am)




















