Sosialisasi 4 Pilar di Tanjung Morawa, M. Lokot Nasution Tekankan Nasionalisme Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari

47

Deli Serdang, Ngabarin.com — Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, M. Lokot Nasution, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada Sabtu, 13 Desember 2025 di Desa Dalu 10B, Dusun 7, Kelurahan Dalu, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam pemaparannya, M. Lokot Nasution menyampaikan materi mengenai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ia menekankan bahwa nilai-nilai dalam 4 Pilar tidak boleh berhenti pada tataran teori, tetapi harus beririsan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Menurut M. Lokot, nasionalisme tidak selalu diwujudkan melalui cara-cara besar atau heroik. “Di era saat ini, kita tidak perlu mengangkat senjata untuk menunjukkan nasionalisme. Bersikap santun, bertanggung jawab, dan bijak dalam menggunakan media sosial pun sudah menjadi bentuk nyata pengamalan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa media sosial saat ini menjadi ruang publik yang sangat menentukan arah persatuan dan persaudaraan bangsa.

Dalam sesi diskusi, seorang peserta menanyakan mengenai kebebasan berpendapat yang dirasakan masih terbatas, padahal UUD 1945 menjaminnya. Menanggapi hal tersebut, M. Lokot Nasution menjelaskan bahwa UUD 1945 memang menjamin kebebasan menyampaikan pendapat, namun kebebasan tersebut bukan tanpa batas. Kebebasan harus dijalankan secara bertanggung jawab, beretika, dan menghormati hak orang lain, sebagaimana diatur dalam Pasal 28E dan Pasal 28J UUD 1945. Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi, tetapi tidak boleh mengarah pada ujaran kebencian, hoaks, atau tindakan yang merusak persatuan bangsa.

Menutup kegiatan, M. Lokot Nasution mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan, dimulai dari sikap sehari-hari, cara berkomunikasi, hingga perilaku di ruang digital. Ia berharap, melalui kesadaran bersama dan tanggung jawab sebagai warga negara, semangat persatuan dan kebangsaan dapat terus terjaga di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat. (am)