M. Lokot Nasution Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Tekankan Keseimbangan Hak–Kewajiban Warga Negara

31

Deli Serdang, Ngabarin.com — Suasana kebersamaan dan dialog kebangsaan terasa kuat saat Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, M. Lokot Nasution, menyapa langsung masyarakat dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar pada Minggu, 14 Desember 2025 di Dusun III, Jalan Nusa Indah, Desa/Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam kegiatan tersebut, M. Lokot Nasution menyampaikan kondisi saudara-saudara di Tanjung Pura dan Kabupaten Langkat pasca bencana yang terjadi beberapa waktu lalu saat berkunjung ke daerah bencana disana. Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah penanganan telah dan terus dilakukan, mulai dari koordinasi dengan pihak terkait hingga penyaluran bantuan logistik yang didistribusikan secara berkala, hingga ke Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Aceh. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dan semangat persatuan bangsa.

Masyarakat menyimak dengan baik paparan dari M. Lokot dan aktif menyampaikan pertanyaan serta pandangan. Di tengah diskusi, salah seorang peserta menanyakan mengenai kesempatan bekerja dan akses terhadap lapangan pekerjaan, yang dinilai masih menjadi persoalan utama bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, M. Lokot Nasution menjelaskan bahwa negara memang menjamin hak warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (2) UUD 1945. Namun demikian, ia menegaskan bahwa jaminan negara tersebut harus diimbangi dengan kesiapan individu, yakni dengan terus mengasah kemampuan, keterampilan, dan kapabilitas diri agar mampu bersaing dan tidak tertinggal di tengah perubahan zaman.

Menutup kegiatan, M. Lokot Nasution berpesan bahwa 4 Pilar Kebangsaan tidak seharusnya hanya dijadikan dasar untuk menuntut hak, melainkan harus diiringi dengan kesadaran untuk menunaikan kewajiban sebagai warga negara. Menurutnya, keseimbangan antara hak dan kewajiban adalah kunci agar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan harmonis.

“4 Pilar adalah pedoman untuk membangun tanggung jawab bersama. Ketika hak dan kewajiban kita jalankan secara seimbang, di situlah kekuatan bangsa ini,” tegas M. Lokot Nasution.

Ia berharap, melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini, masyarakat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam meningkatkan kualitas diri, dan memperkuat persatuan bangsa.(am)