M. Lokot Nasution Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial Melalui Kegiatan 4 Pilar Kebangsaan

38

Deli Serdang, Ngabarin.com — Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara, M. Lokot Nasution, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada Senin, 15 Desember 2025 di Jalan Laksana Gang Bakti Dusun III, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Para peserta menyampaikan rasa senang atas kehadiran langsung M. Lokot Nasution dan memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi, bertanya, serta menyampaikan aspirasi terkait kehidupan bermasyarakat, kebangsaan, dan kondisi sosial yang sedang dihadapi bangsa.

Sosialisasi berlangsung dalam suasana akrab dan dialogis, di mana M. Lokot Nasution menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta mengaku sering melihat aktivitas M. Lokot Nasution melalui media sosial, dan merasa bangga karena M. Lokot dinilai memberikan perhatian nyata kepada para korban bencana di Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Aceh. Peserta tersebut juga menyampaikan doa agar M. Lokot Nasution senantiasa diberi kekuatan dan tidak melupakan warga yang sedang membutuhkan bantuan.

Menanggapi hal tersebut, M. Lokot Nasution mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat. Dalam penutup kegiatan, ia menyampaikan pesan kebangsaan yang kuat, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu bahu-membahu membantu sesama, khususnya ketika saudara sebangsa sedang mengalami kesulitan.

“Jika kita belum mampu membantu secara materi saudara-saudara kita di Aceh dan Tapanuli Tengah, maka ikut mendoakan mereka adalah bagian dari nasionalisme dan wujud kepedulian sebagai bangsa Indonesia,” ujar M. Lokot Nasution.

Ia berharap, melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini, semangat solidaritas, persatuan, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami, tetapi benar-benar diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.(am)