Jakarta, Ngabarin.com — Sosok Prof. Sofian Effendi, mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), baru-baru ini jadi sorotan setelah videonya yang membahas riwayat kuliah Presiden Jokowi viral di YouTube. Tapi, plot twist-nya? Ia menarik semua pernyataannya dan mengaku… nggak tahu kalau obrolannya disiarkan live!
🎥 Awal Mula Drama: “Ngira Cuma Ngobrol Santai”
Dalam video yang tayang di kanal YouTube Langkah Update tanggal 16 Juli 2025, Sofian terlihat ngobrol bareng Pakar Digital Forensik Rismon Hasiholan Sianipar. Topiknya? Cukup panas: membahas keaslian ijazah Jokowi semasa kuliah di UGM.
Tapi ternyata, Sofian mengaku mengira sesi tersebut cuma ngobrol santai sesama alumni—bukan konten publik.
“Saya nggak tahu kalau itu disiarkan. Saya pikir cuma obrolan internal alumni UGM dari kota-kota lain,” jelasnya di rumahnya, Sleman, pada 17 Agustus.
😬 Panasnya Situasi: “Saya Tidak Dijebak, Tapi Khawatir”
Meski mengaku tidak merasa dijebak, Sofian tetap merasa perlu menyampaikan surat keberatan resmi karena ucapannya dipublikasikan secara luas tanpa persetujuan. Bukan cuma itu, muncul kabar kalau kelompok pendukung Jokowi berencana melaporkannya ke polisi atas tuduhan menyebar fitnah.
“Itu sangat menakutkan buat keluarga saya—istri dan anak-anak,” kata Sofian.
📝 Surat Pernyataan Resmi: “Saya Tarik Semua Ucapan Saya”
Surat tertanggal 17 Juli 2025 itu jadi titik balik. Dalam surat tersebut, Sofian secara terbuka menyatakan dukungannya atas klarifikasi Rektor UGM Ova Emilia yang sebelumnya menyebut ijazah Jokowi sah dan sesuai data kampus. Ia juga meminta agar videonya dihapus dari peredaran.
🧠 Sedikit Flashback: Apa Sih yang Dibilang di Video?
Sebelum mundur dari ucapannya, Sofian sempat menyampaikan:
- Jokowi diduga cuma lulus program sarjana muda (B.Sc), bukan sarjana S1 penuh.
- Nilainya di semester awal katanya gak lolos syarat lanjut S1.
- Skripsinya? Ia sebut hasil mencontek pidato dosen.
- Dan paling ekstrem: ijazah Jokowi yang dipamerkan diduga milik mendiang suami adiknya, Hari Mulyono.
💬 “Saya Hanya Dengar dari Teman-Teman Lama…”
Sofian menegaskan bahwa info-info tersebut hanya hasil obrolan informal dengan rekan-rekannya sesama alumni, bukan hasil investigasi yang bisa dipertanggungjawabkan.
“Kalau ditanya ijazah itu asli atau palsu, saya juga belum punya bukti,” ujarnya.
🇮🇩 Harapan Terakhir: Jangan Rusak Persatuan
Dengan drama ini makin melebar ke mana-mana, Sofian berharap semuanya bisa segera berakhir, terutama untuk menjaga nama baik UGM dan—lebih besar lagi—persatuan bangsa.
“Kalau terus diperpanjang, ini bisa merugikan UGM dan merusak persatuan nasional,” tutupnya.
🔚 TL;DR:
- Prof. Sofian Effendi (eks Rektor UGM) viral karena video soal ijazah Jokowi.
- Ia kaget ternyata obrolannya live di YouTube.
- Kini ia resmi menarik semua pernyataan dan mendukung klarifikasi resmi UGM.
- Motifnya? Takut bikin gaduh, dan khawatir dipolisikan.
Kalau kisah ini difilmkan, mungkin cocok judulnya: “Ijazah yang Tertukar? Episode Klarifikasi Mantan Rektor” 🎬💼 (*)




















