Jakarta, 17 Juni 2025 – Di tengah keributan global antara Iran vs Israel, mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), muncul dan menyuarakan opini penting. Tapi tenang, ini bukan sekadar ceramah politik, tapi analisis tajam dan menyentil.
Lewat program spesial berjudul “Spesial Interview SBY: Konflik Iran-Israel, Ancaman Global, dan Harapan Perdamaian”, SBY menjelaskan bahwa konflik ini udah bukan lagi perkara klasik antara Arab dan Israel. Dunia sekarang ikut campur, dan justru bikin situasi makin ruwet.
“Dulu jelas siapa lawan siapa. Sekarang? Udah kayak film crossover: ada AS, Rusia, sampai Turki ikut main,” ujar SBY.
🔥 Setiap Kali Hampir Damai, Eh… Gagal Lagi!
SBY juga menyindir betapa seringnya upaya damai di Gaza tinggal selangkah lagi, tapi selalu gagal di detik terakhir.
“Udah mau gencatan senjata, tinggal tanda tangan, eh batal.” keluh beliau.
Menurut SBY, bisa jadi ada “dalang” di balik layar. Yup, some parties just don’t want peace. Entah karena alasan politik, ekonomi, atau strategi, yang jelas, ada pihak yang memang nyaman kalau Timur Tengah tetap panas.
“Ada yang dukung Israel, ada yang dukung Hamas atau Hizbullah. Tapi intinya, perdamaian jadi korban,” tegasnya.
🏛️ PBB: Gigi Ada, Tapi Nggak Dipakai?
SBY juga ngasih highlight soal PBB yang kayak macan ompong. Meski Dewan Keamanan PBB punya kuasa buat ngeluarin keputusan yang harus dipatuhi semua negara (enforceable resolution), kenyataannya? Nol besar.
“Sayangnya, resolusi-resolusi itu gagal ditegakkan. Bahkan Israel pun cuek,” kata mantan Kasospol ABRI itu.
🕊️ Masih Ada Harapan, Tapi Jangan Mager!
Meski suasananya suram dan gelap, SBY tetap optimis. Menurutnya, masih ada jendela kecil menuju perdamaian, asal kita nggak nyerah.
“Jangan menyerah. Jangan give up. Masih ada jalan, walau sempit,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga mengingatkan betapa parahnya penderitaan warga sipil di konflik ini. Korban udah tembus 50.000 lebih, dan kondisi kemanusiaan di sana “extreme AF”.
“Setiap hari, puluhan bahkan ratusan orang tak berdosa kehilangan nyawa. Ini bukan cuma perang senjata, ini perang melawan kemanusiaan,” katanya.
💪 Kita Harus Lebih Gigih dari Mereka yang Suka Rusuh
SBY menutup pernyataannya dengan pesan tegas dan menyentuh: meski pihak-pihak yang suka rusuh itu gigih menghancurkan, kita juga harus lebih gigih membangun dan menjaga perdamaian.
“Permusuhan mereka itu brutal. Tapi kegigihan mereka harus kita lawan dengan semangat yang lebih kuat buat damai,” tutupnya.




















